Bepergian ke Jepang selama Ramadan ternyata lebih mudah dari dugaan kebanyakan orang — di akhir musim dingin, puasa di Tokyo hanya sekitar 12½ jam, salah satu yang tersingkat yang pernah Anda jalani. Inilah yang perlu Anda tahu: tanggalnya, tempat berbuka puasa bersama, dan cara membuat sahur tanpa repot.
Ramadan 1448 H diperkirakan dimulai sekitar Senin, 8 Februari 2027, dengan puasa terakhir sekitar 8 Maret dan Idulfitri sekitar Selasa, 9 Maret 2027. Seperti biasa, awal Ramadan bergantung pada rukyatul hilal dan bisa bergeser satu hari.
Februari–Maret di Tokyo berarti sahur berakhir sekitar pukul 4:40–5:10 pagi dan buka puasa tiba sekitar pukul 5:15–5:45 sore — kira-kira puasa 12,5 jam, terasa jauh lebih singkat daripada Ramadan musim panas di Asia Tenggara. Udaranya sejuk (sekitar 5–15°C), sehingga berwisata siang hari sambil berpuasa benar-benar masih nyaman dijalani.
| Tanggal (2027) | Subuh | Magrib (buka puasa) |
|---|---|---|
| 8 Feb — perkiraan puasa pertama | 5:09 | 17:15 |
| 15 Feb | 5:03 | 17:22 |
| 22 Feb | 4:56 | 17:29 |
| 1 Mar | 4:47 | 17:35 |
| 8 Mar — perkiraan puasa terakhir | 4:38 | 17:42 |
Untuk jadwal harian, gunakan aplikasi Muslim Pro, IslamicFinder atau AlAdhan, atau jadwal cetak yang tersedia di masjid mana pun di Tokyo.
Masjid terbesar di Jepang ini menyajikan buka puasa setiap malam selama Ramadan — Muslim yang berpuasa tidak perlu reservasi. Kurma dan air di pintu masuk, salat Magrib berjamaah, lalu makan bersama di lantai bawah. Tarawih (20 rakaat + witir) menyusul setelah Isya. Jaraknya sekitar satu jam dari vila kami — indah untuk beberapa malam istimewa, tidak harus setiap malam.
Masjid lingkungan kami, 20–25 menit jalan kaki menyeberangi Jembatan Shirahige, mengadakan buka puasa bersama dengan hidangan dari berbagai negara dan Tarawih setiap malam sepanjang Ramadan. Berbuka di sini lalu berjalan pulang menyusuri Sungai Sumida adalah versi Ramadan Tokyo yang tenang dan membumi.
Bagian tersulit dari perjalanan Ramadan bukanlah buka puasa — melainkan sahur pukul 4:30 pagi di hotel saat tidak ada yang buka. Di sinilah menginap di satu rumah utuh, bukan kamar hotel, diam-diam membuat perbedaan besar:
THE HOSPITEL by Dr. — vila privat ramah Muslim untuk hingga 10 tamu di Sumida, Tokyo. Dua ruang salat, dapur khusus halal untuk sahur, kamar mandi siap wudu, dan tidur nyenyak rancangan dokter di antara Subuh dan hari yang panjang.
Cek ketersediaan